PP 51 2009

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 51 TAHUN 2009
TENTANG
PEKERJAAN KEFARMASIAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Menimbang:

bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 63 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan, perlu menetapkan Peraturan Pemerintah tentang Pekerjaan Kefarmasian;

Mengingat:

1. Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan (Lembaran Negara Tahun 1992 Nomor 100, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3495);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan: PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PEKERJAAN KEFARMASIAN.

BAB I

KETENTUAN UMUM
Continue Reading

PERKEMBANGAN PRAKTEK KEFARMASIAN


Sesudah lebih dari 4 dekade telah terjadi kecenderungan perubahan pekerjaan kefarmasian di apotik dari fokus semula penyaluran obat-obatan kearah focus yang lebih terarah pada kepedulian terhadap pasien. Peran apoteker lambat laun berubah dari peracik obat (compounder) dan suplair sediaan farmasi kearah pemberi pelayanan dan informasi dan akhirnya berubah lagi sebagai pemberi kepedulian pada pasien. Disamping itu ditambah lagi tugas seorang apoteker adalah memberikan obat yang layak , lebih efektif dan seaman mungkin serta memuaskan pasien. Dengan mengambil tanggung jawab langsung pada kebutuhan obat pasien individual , apoteker dapat memberikan kontribusi yang berdampak pada pengobatan serta kualitas hidup pasien. Pendekatan cara ini disebut ” pharmaceutical care ” (= asuhan kefarmasian ; peduli kefarmasian ).

Pharmaceutical care (p.c) adalah tanggung jawab pemberi pelayanan obat sampai pada dampak yang diharapkan yaitu meningkatnya kualitas hidup pasien. ( Hepler dan Strand, 1990 ). Continue Reading

Tokoh Farmasi Muslim

Banyak yang tidak diketahui, bahwa dalam bidang farmasi peranan praktisi farmasi muslim begitu besar dalam sejarah farmasi.

Toko obat atau drug store ternyata didirikan pertama kali oleh farmasi muslim di Baghdad pada tahun 754 . Tidak hanya itu, apotik juga pertama kali ditemukan oleh praktisi farmasi muslim.

Pada abad pertengahan, ahli kimia muslim yang menguasai ilmu botany dan chemistry secara substansi mengembangkan apa yang saat ini disebut dengan pharmacology.

Beberapa praktisi farmasi muslim sangat berperan penting dalam perkembangan ilmu kefarmasian yang hasilnya masih bisa dirasakan saat ini. Diantara tokoh-tokoh farmasi muslim tersebut adalah sebagai berikut :
Continue Reading

KUMPULAN DOSIS OBAT

ANTIASMA & BRONKHODILATOR

1. Golongan obat : ADRENEGIK SELEKTIF Beta-2

SALBUTAMOL

Dosis :

DEWASA

- Dosis lazim th/ = 2-4 mg/x

- Dosis max = 8 mg

ANAK

- Dosis lazim th/ = < 2 thn : 0,2 mg/kgBB (4x/hari)

- 2-6 thn : 1-2 mg

- 6-12 thn : 2 mg

Pemakaian : 3 – 4 x / hari

Sediaan : Tab 2 mg, 4 mg
Continue Reading

WEB kamus TERMINOLOGI MEDIS

WEB kamus TERMINOLOGI MEDIS
Bingung dengan istilah-istilah kedokteran atau terminologi medis?
Atau belum punya kamus bahasa medis?

anda bisa gunakan WEB dibawah ini untuk mengartikannya.
dijamin lengkap

KAMUS TERMINOLOGI MEDIS


NB: bagi yang sering memakai, silahkan dibuat bookmarks aja di browser anda. terima kasih dan semoga bermanfaat

PENGGOLONGAN OBAT

PENGGOLONGAN OBAT
Obat adalah bahan atau paduan bahan yang digunakan untuk mempengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosa, pencegahan penyakit, penyembuhan penyakit, pemulihan, dan peningkatan kesehatan termasuk kontrasepsi dan sedian biologis (Penjelasan atas PP RI No. 72 th 1998 tentang Pengamanan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan).

Penggolongan obat dimaksudkan untuk peningkatan keamanan dan ketepatan penggunaan serta pengamanan distribusi yang terdiri dari obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, psikotropika, narkotika dan obat wajib apotek.
Continue Reading

Obat Generik versus Obat Paten

Obat Generik versus Obat Paten

Obat paten dan obat generik? Sama atau beda khasiat dan kualitasnya? Mengapa yang satu harganya murah, dan mengapa yang satu mahal, bahkan bisa 10 kali lipat harga obat generik. Pertanyaan-pertanyaan ini memang sering ditanyakan masyarakat, dan dokter sendiri pun kadang bingung bagaimana menjawabnya. Masyarakat pun memiliki berbagai pendapat yang berbeda-beda. Kasus seorang pasien yang tidak puas karena diberi obat generik, pasien tersebut kembali ke ruang praktek dan berkata ”Saya minta obat yang bagus”. Sebaliknya ada pula pasien yang mengeluh diberi resep obat paten, ”kan ada yang murah, kok diresepnya pilih yang mahal”.
Continue Reading

KONSELING APOTEKER

Pharmaceutical Care

Dalam evolusi perkembangan pelayanan farmasi telah terjadi pergeseran orientasi pelayanan farmasi dari orientasi terhadap produk menjadi orientasi terhadap kepentingan pasien yang dilatarbelakangi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan serta menguatnya tuntutan terhadap jaminan keselamatan pasien. Orientasi terhadap kepentingan pasien tanpa mengesampingkan produk dikenal dengan konsep Pharmaceutical Care. Dengan banyak ditemukannya masalah yang berkaitan dengan obat dan penggunaannya; semakin meningkatnya keadaan sosio-ekonomi dan tingkat pendidikan masyarakat; serta adanya tuntutan dari masyarakat akan pelayanan kefarmasian yang bermutu terutama di rumah sakit maupun di komunitas, Pharmaceutical Care merupakan hal yang mutlak harus diterapkan. Continue Reading

LINK DOWNLOAD JOURNAL KESEHATAN

Bagi anda yang sedang mencari Jurnal Kesehatan, website di bawah ini dapat dijadikan referensi . Kami akan mengupdate informasi link berikut maupun melalui artikel terpisah ketika mendapatkan website baru yang dapat dijadikan rujukan .

Dari link berikut ini, sebagian anda dapat mendownload jurnal secara langsung dan sebagian link ada yang mengharuskan anda melakukan pendaftaran sebelum anda dapat mendownloadnya . Continue Reading

Penggolongan Antibiotika

Antibiotika dapat digolongkan sebagai berikut :
1. Antibiotika golongan aminoglikosid,bekerja dengan menghambat sintesis protein dari bakteri.
Aminoglikosid
Aminoglikosid merupakan senyawa yang terdiri dari 2 atau lebih gugus gula amino yang terikat lewat ikatan glikosidik pada inti heksosa. Aminoglikosid merupakan produk streptomises atau fungus lainnya. Seperti Streptomyces griseus untuk Streptomisin, Streptomyses fradiae untuk Neomisin, Streptomyces kanamyceticus untuk Kanamisin, Streptomyces tenebrarius untuk Tobramisin, Micromomospora purpures untuk Gentamisin dan Asilasi kanamisin A untuk Amikasin.
Aminoglikosid dari sejarahnya digunakan untuk bakteri gram negatif. Aminoglikosid pertama yang ditemukan adalah Streptomisin. Antibiotika lain untuk bakteri gram negatif adalah golongan Sefalosporin generasi 3 yang lebih aman, akan tetapi karena harganya masih mahal banyak dipakai golongan Aminoglikosid.
Aktivitas bakteri Aminoglikosid dari Gentamisin, Tobramisin, Kanamisin, Netilmisin dan Amikasin terutama tertuju pada basil gram negatif yang aerobik (yang hidup dengan oksigen). Continue Reading